10 Cara Membantu Siswa untuk Mengetahui Passionnya

Minat dan bakat peserta didik bersifat unik dan spesifik. Dari sekian puluh siswa dalam satu kelas, setiap individunya memiliki kombinasi unik minat dan bakat yang membedakannya dari siswa lain.

Minat dan bakat siswa memengaruhi caranya memandang dunia, belajar, bahkan mengejar karier tertentu. Betapa krusialnya minat dan bakat ini, Guru Pintar, sehingga siswa yang memahami betul minat dan bakatnya cenderung memiliki semangat yang lebih kuat untuk belajar dan mewujudkan cita-citanya.

Baca juga: Cara Membedakan Minat dan Bakat pada Siswa

Namun jangankan mengembangkan bakat dan minat, mengetahuinya saja bukan yang mudah untuk dilakukan oleh peserta didik. Sebagai remaja, siswa masih membutuhkan bimbingan dari guru dan orang tua. Lantas dari mana kita mesti memulainya, Guru Pintar?

 

Mengenal Peserta Didik

cara membantu siswa mengetahui passionnya
Photo by RDNE Stock project on Pexels

Memang tak mudah, bahkan hampir mustahil, bagi kita untuk mengingat nama seluruh siswa di seluruh kelas dan seluruh angkatan. Namun mengenal peserta didik sebenarnya bukan sekadar mengingat sekian ratus nama, Guru Pintar. Dengan mengenal berarti kita juga mengetahui bakat siswa, bahkan dapat turut serta mengembangkan bakat dan minat yang dimilikinya.

Baiklah, mungkin itu terdengar terlalu ideal. Namun dari contoh sederhana saja, misalnya, apakah kita mengetahui istilah bakat minat yang lebih akrab bagi generasi sekarang? Tak sedikit siswa sekarang yang lebih mengenal kata passion ketimbang bakat minat, Guru Pintar. Nah, hanya dengan menggunakan diksi yang lebih familiar di telinga peserta didik, kita dapat melangkah lebih jauh dan memancing rasa penasaran mereka dengan bertanya, misalnya, “Bagaimana cara menemukan passion kita?”

 

Memahami Passion Peserta Didik

membantu siswa menemukan passion mereka
Photo by Pavel Danilyuk on Pexels

Membantu siswa menemukan passion mereka memang bukan perkara gampang. Tak semua siswa sepenuhnya memahami apa yang dimaksud dengan passion. Sedangkan sebagian siswa yang mungkin lebih familiar dengan kata tersebut, belum sepenuhnya mengenali passion-nya sendiri.

Lantas bagaimana cara membantu siswa mengetahui passionnya? Berikut beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk membantu siswa menemukan passion dan tujuan hidup mereka.

1. Menjadi Pendengar yang Aktif

Setiap siswa memiliki latar belakang dan pengalaman yang berbeda. Aspirasi, minat, dan harapan satu siswa pastinya tidak sama dengan aspirasi, minat, dan harapan yang dimiliki oleh siswa yang lain. Sekali lagi, meskipun tak mudah, sejatinya setiap siswa patut mendapatkan perhatian kita. Menggali passion siswa memang lebih mudah dilakukan melalui bimbingan dan konseling, tetapi bahkan situasi kasual sekalipun sebenarnya sudah memberi kita kesempatan untuk menyimak peserta didik, Guru Pintar.

2. Ajukan Pertanyaan yang Mendalam

Menjadi pendengar yang aktif berarti kita memahami dan menginterpretasi pesan yang disampaikan oleh siswa. Namun tak berhenti sampai di situ saja, Guru Pintar. Selanjutnya, kita perlu membantu siswa menemukan passion mereka dengan, misalnya, mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang benar-benar disukai atau apa yang ingin dicapai dalam hidup. Bantu siswa menggali nilai-nilai, minat, dan potensinya melalui pertanyaan-pertanyaan yang membuatnya berinstrospeksi.

3. Berikan Berbagai Pilihan Karier

Kenalkan siswa dengan berbagai pilihan karier dan jalur pendidikan. Berikan wawasan tentang berbagai profesi dan pekerjaan yang mungkin sesuai dengan minat dan bakat peserta didik.

4. Dukung Proses Pencarian Passion

Sekali lagi, setiap siswa itu unik – tak hanya dengan minat bakatnya, tetapi juga perjalanan dalam menemukan passion-nya masing-masing. Alih-alih membandingkan, alangkah baiknya bila kita dapat membantu siswa menemukan passion dan tujuan hidup mereka dengan memberikan dukungan yang dibutuhkan. Terlebih lagi, mencoba hal-hal baru dan mengeksplorasi berbagai bidang minat itu membutuhkan proses yang berkesinambungan.

5. Dukung Pengalaman Belajar di Luar Kelas

Selain belajar di dalam kelas, dorong siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler atau berpartisipasi dalam proyek-proyek pembelajaran sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Pengalaman di luar kelas dapat membantu siswa menemukan minat dan tujuan hidup yang sesuai dengan passion-nya.

6. Gali Potensi Kreativitasnya

Bagaimana cara mengembangkan passion? Salah satu caranya, Guru Pintar, adalah dengan memberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kreativitas melalui proyek-proyek yang kreatif dan menantang dalam Kurikulum Merdeka. Dengan berkreasi, siswa mendapatkan kesempatan untuk menemukan passion yang mungkin belum disadari sebelumnya.

7. Sarankan untuk Mengeksplorasi Minat dan Bakat

Kita juga dapat menyarakankan kegiatan-kegiatan di bidang seni, olahraga, sastra, sains, musik, atau sosial untuk mengeksplorasi minat dan bakat siswa, Guru Pintar. Pada akhirnya siswa akan menemukan satu kegiatan tertentu yang memang dapat membantunya mengembangkan bakat dan minat.

8. Gunakan Teknologi untuk Memperkaya Informasi

Berkenaan dengan teknologi, kita tidak boleh ketinggalan dengan peserta didik, Guru Pintar! Perubahan dan perkembangan dunia kerja saat ini melaju dengan begitu pesat. Jangan sampai kita kurang update sampai-sampai memberikan saran atau wawasan yang kurang relevan, misalnya. Bahkan sebaiknya kita dapat memberikan bimbingan terkait dengan, misalnya, web, video, atau podcast yang dapat memberikan informasi pilihan jalur pendidikan dan karier di bidang yang relevan dengan minat dan bakat siswa.

Kemendikbudristek, misalnya, merekomendasikan Aku Pintar dalam penelusuran minat dan bakat peserta didik. Rangkaian tes minat bakat yang tersedia di web maupun aplikasi Aku Pintar dapat membantu siswa menggali diri untuk menemukan passion yang selama ini mungkin masih berupa tanda tanya besar.

9. Menjadi Inspirasi dan Panutan

Tak sekadar kata-kata, peserta didik jauh lebih membutuhkan teladan yang nyata dari kita, Guru Pintar. Kisah bagaimana kita menemukan passion dan tujuan hidup, serta tantangan yang dihadapi dalam proses perjalanan menemukan passion dan tujuan hidup tersebut, adalah inspirasi bagi siswa.

10. Kolaborasi dengan Orang Tua

Bagaimana seorang anak menggali diri untuk menemukan passion sejak dini tak lepas dari peran orang tuanya. Bahkan orang tua memiliki peran begitu besar dalam mendukung proses penemuan passion dan tujuan hidup seorang anak. Oleh sebab itu, kita perlu menjalin kolaborasi dengan orang tua agar peserta didik mendapatkan dukungan terbaik dalam perkembangannya.

Baca juga: 5 Cara Menumbuhkan Minat Siswa Pada Karir di Masa Depan

Setiap guru tentu memiliki caranya masing-masing untuk membantu siswa menemukan passion dan tujuan hidup. Bagaimana dengan Guru Pintar sendiri? Selain menggunakan cara-cara di atas, apa yang biasa dan bisa Guru Pintar lakukan agar siswa mau dan mampu menggali diri untuk menemukan passion mereka?